Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan
Jul2026
Dibuka
413 Kali
Grobogan – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi dari IPB University resmi memulai rangkaian pengabdian masyarakat di Desa Dapurno, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, sejak kedatangan mereka pada tanggal 24 Juni 2025. Program ini merupakan bagian dari komitmen IPB University dalam mewujudkan kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat desa melalui penerapan ilmu dan teknologi berbasis inovasi.

Dokumentasi Bersama Kepala Dusun Pengkol, Desa Dapurno (Dokumen Pribadi)
Mengawali kegiatan di lapangan, tim mahasiswa melaksanakan survei potensi desa yang berlangsung selama satu minggu, mulai dari tanggal 24 hingga 30 Juni 2025. Survei ini dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah Kepala Dusun, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta berdialog dengan perangkat desa. Tujuannya adalah untuk menggali informasi mendalam terkait kondisi sosial, ekonomi, dan potensi wilayah yang nantinya akan dijadikan dasar dalam penyusunan program kerja KKN.
Tidak hanya itu, tim juga berupaya menjalin komunikasi aktif dengan berbagai elemen masyarakat untuk memperoleh aspirasi dan masukan. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan program kerja yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat Desa Dapurno.
Sebagai tindak lanjut dari proses awal tersebut, pada Selasa, 1 Juli 2025, tim KKNT-Inovasi IPB University menyelenggarakan kegiatan Lokakarya dan Pembukaan Program KKN yang dilaksanakan di Balai Desa Dapurno pada pukul 09.00 WIB. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan tim, menyampaikan rencana kegiatan selama masa KKN, serta menjalin koordinasi resmi dengan pihak desa dan stakeholder terkait.

Dokumentasi Pelaksanaan Lokakarya 1 (Dokumen Pribadi)
Acara dibuka dengan Sambutan diberikan oleh Koordinator Desa, Prama Dwi Respati Ajidin, yang menyampaikan visi dan misi lokakarya, diikuti oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Lailan Sahrina Hasibuan, S.Kom., M.Kom., yang memberikan arahan pelaksanaan program, serta Kepala Desa Dapurno, Soewartono, yang menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Kegiatan lokakarya ini dihadiri oleh berbagai unsur penting desa, antara lain Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Petugas Penyuluh Lapangan dari Balai Penyuluh Pertanian (PPL BPP) Wirosari, Ketua RW, perwakilan Posyandu, Tim Penggerak PKK, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Karang Taruna.
Dalam pemaparannya, tim KKN menyampaikan berbagai program tematik yang akan dilaksanakan, seperti penguatan kapasitas UMKM melalui digitalisasi, edukasi pertanian presisi, pelatihan kewirausahaan muda desa, hingga peningkatan peran kelembagaan lokal dalam pembangunan desa. Program-program tersebut disusun berdasarkan hasil survei dan potensi yang ditemukan selama satu minggu awal.

Dokumentasi Pemberian Plakat kepada Kepala Desa Dapurno (Dokumen Pribadi)
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat, diharapkan kegiatan KKN ini mampu memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi pembangunan Desa Dapurno, sekaligus menjadi pengalaman lapangan yang berharga bagi para mahasiswa IPB University. Selain itu, Lokakarya I ini menjadi langkah awal menuju Desa Dapurno yang cerdas dan mandiri, dengan harapan program-program ini memberikan dampak positif berkelanjutan melalui kolaborasi antara masyarakat, mahasiswa, dan pihak desa.


Siti R
02 Februari 2026 13:10:05
Semoga selalu jaya...