Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan
Jul2026
Dibuka
266 Kali
A. LEGENDA DESA
Pada zaman dahulu Desa Dapurno berupa Tanah rawa dan bekas-bekas aliran sungai datang seorang perempuan dan beberapa pengikutnya kurang lebih pada 15 orang laki-laki seorang perempuan tersebut bernama Nyi Setro adalah perempuan cantik sakti dan bijaksana mereka dan para pengikutnya adalah prajurit Demak Bintoro yang sedang berkelana sehabis perang dengan Majapahit Dan akhirnya mereka menetap tinggal di Dukuh tersebut yang masih belantara di Dukuh yang ditempati mereka berbaur dengan penduduk setempat karena kesaktiannya mereka mendapat pengaruh dan kepercayaan penduduk dan membimbing penduduk tersebut dalam bercocok tanam dan berternak dan juga memberi pertolongan pengobatan pada orang yang sakit
Pada suatu hari Setelah beberapa lama mereka bertempat tinggal di Dukuh tersebut mereka berjalan-jalan menuju ke arah barat dari tempat tinggalnya tidak terlalu jauh mereka bertemu dengan beberapa penduduk di tempat itu di situ melihat ada ibu-ibu yang sedang memasak di dapur,dan di daerah tersebut banyak rumpun ( dapuran ) pohon bambu secara bersama mereka berkata dengan persetujuan dengan penduduk setempat Dukuh itu diberi nama Dukuh Dapurno
Lantas mereka melanjutkan perjalanan menuju ke barat di situ ditemui banyak orang yang sedang berjualan dengan dagangannya mereka menemui orang-orang yang berjualan Mereka memberi wanti-wanti besok kalau ada ramainya zaman tempat ini diberi nama Dukuh Dagangan
Dengan petunjuk seseorang di tempat itu mereka melanjutkan perjalanannya menuju ke utara tidak jauh dari yang ditinggalkan di tempat yang dituju itu mereka mengalami jalan buntu karena terhalang sungai mereka merasa tertipu atau kapusan (bahasa Jawa) mereka menemui orang yang bertempat tinggal di situ karena merasa kapusan maka Dukuh itu diberi nama Dukuh Tepus
Mereka tidak putus asa melanjutkan perjalanan menuju ke arah barat menyeberangi Sungai di tempat itu ditemui banyak orang yang sedang bersenang-senang merayakan panenan atau Suko Suko (bahasa Jawa) mereka lantas menemui para penduduk tersebut Mereka memberi pesan kepada para penduduk tersebut bahwa Dukuh ini diberi nama Dukuh Soko
Setelah mereka meneruskan perjalanan ke utara kebetulan pada hari itu hari Rabu di tempat yang dituju Mereka melihat ada pohon Mojo yang subur dan buahnya banyak mereka berpikir dan berangan-angan tempat tersebut diberi nama Dukuh Mojorebo
Karena waktu itu sudah siang Nyi Setro dan para pengikutnya kembali ke selatan melewati Dukuh lurus atau lempeng bahasa Jawa ke selatan menuju suatu tempat tinggal penduduk di ujung tempat tinggal itu melalui Jalan Setapak yang berliku-liku atau mengkal-mengkol mereka merasa jengkel atau mendongkol hatinya dan mereka menemui penduduk setempat dan berpesan Dukuh itu diberi nama Dukuh Pengkol
Nyi Setro dan pengikutnya meneruskan perjalanannya menuju ke arah barat menuju tempat tinggal penduduk di tempat itu mereka berpikir atau berangan-angan (Anggit Anggit) karena ditemukan sebuah benda berbentuk kotak atau segi empat dengan ukuran panjang 125 cm lebar 60 cm tebal 35 cm persis kotak untuk menyimpan Ringgit atau wayang mereka berangan-angan Atau anggit-anggit lantas menemui penduduk setempat dan berpesan tempat tinggal ini diberi nama Dukuh Ngringgit
Kemudian meneruskan perjalanan lagi menuju ke barat di tempat itu mereka bertemu dengan seorang pandai besi membuat gaman atau keris yang katanya masih saudara atau kerandah Nyi Setro mereka berbincang-bincang sejenak dengan Mpu pembuat Keris karena sudah lama tidak bertemu sebelum pulang Mereka berpesan pada Empu untuk disampaikan pada penduduk sekitar tempat tinggal ini diberi nama dukuh Krandon
Setelah kurang lebih 15 tahun lamanya Nyi Setro dan para pengikutnya bertempat tinggal di situ Di Setro meninggal dunia atau Sedo bahasa Jawa masih dalam keadaan cantik dan ayu para pengikutnya berpesan pada penduduk sekitarnya tempat ini diberi nama Dukuh Sedayu.Jenazah di Setro dimakamkan tidak jauh dari tempat tinggalnya dan makamnya Setro ditanami pohon Tanjung yang sekarang ini pohon Tanjung tersebut posisinya di Dusun Sedayu di persawahan dekat Jalan Raya


Siti R
02 Februari 2026 13:10:05
Semoga selalu jaya...